Di kota-kota di Indonesia kita
jarang menemukan hutan kota. Pembangunan kota selama ini cenderung timpang
karena lebih mengutamakan pembangunan fisik. Jadinya bukan hutan kota yang kita
temui, melainkan hutan beton. Pemandangan ini tampak dari bertebarannya gedung-gedung
pencakar langit, terutama di jalan-jalan protokol.Jadi yang kita temui hanyalah
gedung-gedung tinggi menjulang dan kawasan hijau terbuka yang seharusnya 30%
dari luas kota seakan-akan diabaikan begitu saja demi yang namanya pembanguna,
makanaya tak heran kota Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia mengalami
berbagai masalah ketika musim hujan datang Banjir dll.Kualitas lingkungan dan
udara yang sangat buruk karena polutan asap yang dihasilkan kendaraan
bermotor. Padahal ruang terbuka hijau/hutan kota sangan berperan dalam mencegah
banjir dan mengurangi polutan.
Di ibu kota Jakarta, misalnya, keberadaan hutan kota
bisa dihitung dengan jari. Beberapa yang populer, misalnya, Hutan Kota
Srengseng, Taman Suropati, Kawasan Gelora Senayan, Lapangan Monas, dan tentu
saja, Kebun Binatang Ragunan, serta hutan kota Universitas Indonesia di
perbatasan Jakarta Selatan dan Depok yang sangat asri.
Padahal keberadaan hutan kota mempunyai manfaat yang
tak bisa diabaikan. Setidaknya terdapat 24 manfaat hutan kota, seperti yang
tertera di bawah ini.
- Sebagai identitas kota.
- Tempat pelestarian plasma nutfah.
- Penahan dan penyaring partikel padat dari udara.
- Penyerap dan penjerap partikel timbal.
- Penyerap dan penjerap debu semen.
- Pereda kebisingan.
- Mengurangi bahaya hujan asam.
- Penyerap karbon monoksida.
- Penyerap karbon dioksida dan penghasil oksigen.
- Penahan angin.
- Penyerap dan penapis bau.
- Mengatasi penggenangan air.
- Produksi terbatas.
- Mengatasi instrusi air laut (khusus untuk kota pantai seperti Jakarta).
- Ameliorasi (upaya untuk memperoleh kenaikan produksi serta menurunkan biaya pokok, misal dengan perbaikan tanah) iklim.
- Pengelola sampah.
- Pelestarian air tanah.
- Penapis cahaya silau matahari.
- Meningkatkan keindahan.
- Sebagai habitat burung.
- Mengurangi stress masyarakat kota.
- Mencegah abrasi pantai (kota pantai).
- Meningkatkan industri pariwisata.
- Sebagai hobi dan pengisi waktu luang bagi masyarakat kota sebagai tempat interaksi sosial.
Jadi, tunggu apa lagi. Keberadaan hutan kota adalah
kebutuhan kita semua. Mari kita dorong pihak berwenang untuk menciptakan lebih
banyak lagi hutan kota di kota yang kita tinggali. Salah satu yang bisa
dilakukan adalah dengan merevitalisasi kota dengan mengubah tanah-tanah yang
tidak produktif menjadi hutan kota.
Sumber : http://warasfarm.wordpress.com/2013/02/17/manfaat-hutan-kota-bagi-alam-dan-lingkungan-sekitarnya/


0 komentar:
Posting Komentar